Kamis, 05-08-2021
14:50 WIB - Pemko Tegas Larang Perayaan HUT RI yang Dapat Timbulkan Kerumanan | 14:48 WIB - Delapan Pelaku Usaha Disanksi Satgas Covid-19 | 14:46 WIB - Terjaring Razia, 25 Pengujung Warnet Diangkut Satpol PP | 14:44 WIB - PPKM Level IV Diperpanjang Hingga 9 Agustus | 14:41 WIB - Wali Kota: Butuh Perubahan Pola Pikir untuk Ciptakan Smart City | 22:30 WIB - Gubri Buka Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJMD Provinsi Riau 2019-2024
www.gardasatu.com
 
Selebgram Makassar Tewas Ditikam Mahasiswi
Sabtu, 06-03-2021 - 10:04:33 WIB

TERKAIT:
 
  • Selebgram Makassar Tewas Ditikam Mahasiswi
  •  

    GARDASATU.COM - Selebgram asal Makassar, Ari Pratama tewas mengenaskan usai ditikam oleh seorang mahasiswi berinisial AA di sebuah wisma kawasan Panakkukang, Makassar pada Jumat (5/3) dini hari.

    Ari ditikam lantaran selalu mengajak pelaku berhubungan badan, namun tidak pernah menegaskan bahwa keduanya telah berpacaran. AA, merasa dirinya dipermainkan.

    "AA mengakui dan membenarkan telah bertemu dengan Ari Pratama di Wisma Topaz lalu menikam sebanyak lebih dari empat kali menggunakan pisau dapur yang dia bawa dari rumah," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul yang dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (5/3) siang.

    Kepada polisi, pelaku disebut telah merencanakan pembunuhan tersebut dengan menyiapkan pisau dan menyembunyikannya di belakang celana. Kemudian, saat keduanya bertemu di Wisma barulah AA menikam korban.

    Setelah membunuh Ari, AA langsung menyembunyikan pisau tersebut di pembuangan air kamar Wisma.

    "AA sudah dendam, sakit hati dengan korban karena selalu mengajak berhubungan badan namun tidak ada status pacaran, dan merasa dipermainkan," kata Agus menjelaskan.

    Mulanya, kata dia, AA berkenalan dengan Ari Pratama di media sosial Instagram pada Mei tahun lalu. Perbincangan mereka lanjut melalui pesan WhatsApp usai bertukaran nomor.

    Kemudian, mereka bertemu untuk pertama kalinya pada Juni 2020 di wisma Topaz itu. Kala itu, Ari langsung mengajak AA untuk berhubungan badan. Setelah itu, hubungan mereka baik-baik saja.

    "Pada bulan Desember 2020, Ari sempat mengajak AA untuk ke Wisma Topaz sebanyak dua kali, tapi AA menolak ajakan tersebut," kata dia.

    Kemudian, barulah pada Januari lalu AA kembali datang ke Wisma Topaz untuk bertemu korban. Hanya saja, ketika itu mereka tak berhubungan badan.

    "Selanjutnya, pada hari Jumat 5 Maret 2021 jam 03.00. Ari mengajak AA ke wisma topaz dan AA mengiyakan ajakan tersebut dan bertemu dengan korban, kemudian pelaku menikam korban menggunakan pisau," ucap dia.

    Saat ini polisi tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap AA. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan pada sekitar pukul 05.30 WITA dini hari tadi. (cnni)




     
    Berita Lainnya :
  • Selebgram Makassar Tewas Ditikam Mahasiswi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan