Kamis, 05-08-2021
14:50 WIB - Pemko Tegas Larang Perayaan HUT RI yang Dapat Timbulkan Kerumanan | 14:48 WIB - Delapan Pelaku Usaha Disanksi Satgas Covid-19 | 14:46 WIB - Terjaring Razia, 25 Pengujung Warnet Diangkut Satpol PP | 14:44 WIB - PPKM Level IV Diperpanjang Hingga 9 Agustus | 14:41 WIB - Wali Kota: Butuh Perubahan Pola Pikir untuk Ciptakan Smart City | 22:30 WIB - Gubri Buka Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJMD Provinsi Riau 2019-2024
www.gardasatu.com
 
Polisi Tangkap 5 Pelaku Pembakar Puluhan Hektare Lahan di Riau
Jumat, 26-02-2021 - 18:12:30 WIB

TERKAIT:
 
  • Polisi Tangkap 5 Pelaku Pembakar Puluhan Hektare Lahan di Riau
  •  

    PEKANBARU (Gardasatu.com)  - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi lagi di Provinsi Riau sejak awal tahun dan masih berlangsung di berbagai kabupaten. Selain sibuk memadamkan api agar tidak menimbulkan bencana kabut asap, Polda Riau dan jajaran di Polres juga mengusut siapa pemicu kebakaran lahan itu.

    Hingga Februari ini, Polda Riau menyatakan sudah menangkap lima pembakar lahan. Kelimanya terdapat di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai dan Kepulauan Meranti.

    "Dua tersangka ditangani Polres Bengkalis, dua di Kota Dumai dan satu di Kepulauan Meranti," kata Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto, Kamis (25/2/2021).

    Sunarto menjelaskan, dua tersangka di Kabupaten Bengkalis diduga membakar tiga hektare lahan, kemudian dua tersangka di Kota Dumai membakar 10,25 hektare lahan dan di Kepulauan Meranti sekitar 5 hektare.

    "Tersangka ini masih perorangan, bukan dari perusahaan dengan total lahan terbakar sebagai barang bukti 18,25 hektare," jelas Sunarto, seperti yang dilansir dari liputan6.

    Sunarto menyebut kasus karhutla ini masih di penyidikan. Penyidik di Polres tersebut masih melengkapi berkas untuk kemudian dilimpahkan ke kejaksaan setempat.

    "Sebelumnya Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi menegaskan karhutla menjadi prioritas," ucap Sunarto.

    Sunarto menyebut Polda Riau mengupayakan pencegahan karhutla dan berkoordinasi dengan semua pihak serta memaksimalkan penggunaan aplikasi Dashboard Lancang Kuning Nusantara.

    "Kapolda menyatakan langsung tancap gas dan memaksimalkan Dashboard Lancang Kuning Nusantara sebagai alat yang efektif mendeteksi secara akurat," kata Sunarto

    Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 20 titik panas indikasi karhutla di Riau. Titik panas itu tersebar di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hilir, Siak dan Indragiri Hilir.

    "Paling banyak itu di Kabupaten Siak sebanyak 13 titik panas, Kota Dumai dan Indragiri Hilir masing-masing dua titik, selanjutnya Bengkalis, Pelalawan serta Rokan Hilir masing-masing satu titik," jelas petugas BMKG, Yudhistira.***




     
    Berita Lainnya :
  • Polisi Tangkap 5 Pelaku Pembakar Puluhan Hektare Lahan di Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan