Senin, 25-Oktober-2021
20:04 WIB - Bupati Alfedri, Wira Usaha di Masa Pandemi Perkuat Ekonomi Pesantren | 20:59 WIB - Sekdaprov Serahkan Kasus Hukum Membelit Pejabat BRK | 20:58 WIB - Sofyan Jelaskan Peran DPRD dalam Workshop Politeknik Bengkalis | 20:57 WIB - Syafroni Untung Serahkan tangan palsu Kepada Warga bersama Dinas Sosial | 20:54 WIB - Bupati Bengkalis Hadiri Konsultasi Publik Konsep Rencana Detail Tata Uang Kawasan Perbatasan Negara | 20:52 WIB - Kasmarni : Mari Kita Amalkan Sifat Kehidupan Rasulullah
www.gardasatu.com
 
Kasus Suhartono alias Oto Jadi Buktinya
Ketua GAMARI : Perusahaan yang Memperkerjakan Preman di Rohul Harus di Periksa
Rabu, 23-06-2021 - 10:32:23 WIB

TERKAIT:
 
  • Ketua GAMARI : Perusahaan yang Memperkerjakan Preman di Rohul Harus di Periksa
  •  


    PEKANBARU (Gardasatu) - Presidium Pusat (PP) Gabungan Aksi Mahasiswa Alumni Riau (GAMARI) sampai saat ini, Rabu (23/6/2021) masih tetap Konsen dalam Menyampaikan Kampanye Anti Premanisme.

    Hal itu bermula ketika terjadinya Kasus Premanisme di Kawasan PT SAMS, di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.

    Kejadian tersebut bermula dari Klem Sepihak Kelompok Preman yang dipimpin oleh Suhartono alias Oto, terhadap Penguasaan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit di Kawasan tersebut.

    Bagi Aktivis GAMARI, hal itu sudah menjadi Temuan yang sangat Penting, ditengah Semangat Pemerintahan Presiden Joko Widodo melalui Bapak Kapolri untuk Memberantas Aksi Premanisme di Tanah Air.

    "Aksi Premanisme yang dilakukan Kelompok Suhartono alias Oto sudah sangat Meresahkan. Kami juga Meminta dan Memohon, agar Pihak Kepolisian juga Segera Memeriksa Keterlibatan Perusahaan yang Memelihara dan Menggunakan Jasa Preman di Kawasan Perkebunannya" ungkap Aktivis Larshen Yunus, Ketua GAMARI.

    Sampai berita ini dimuat, Aktivis GAMARI Juga akan segera Merilis dan Melaporkan Nama-Nama Perusahaan yang Diduga Kuat Menggunakan Jasa Preman untuk Kepentingan Perusahaannya. Laporan Surat Resmi akan kami Sampaikan ke Polda Riau.

    "Apabila Temuan ini Terbukti berjalan Sistemik dan Masif, maka Perusahaan yang menggunakan Jasa Preman, sama Artinya Melawan Pemerintah dalam Memberantas Aksi Premanisme, GAMARI akan Melawan!" tutur Aktivis Larshen Yunus dkk, dengan nada optimis. (J.Sitompul)




     
    Berita Lainnya :
  • Ketua GAMARI : Perusahaan yang Memperkerjakan Preman di Rohul Harus di Periksa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan