Selasa, 28-Maret-2023
18:37 WIB - Rencana Pemindahan Pengungsi Rohingya Jadi Bahasan Dalam Rapat Forkopimda Pekanbaru | 18:34 WIB - Pj Walikota Berharap Pertahankan WTP | 18:28 WIB - Plt Asisten III Ikut Bahas Anggaran Pilkada 2024 untuk KPU Riau | 16:27 WIB - Plt Sekda Kampar Azwan Buka Secara Resmi Balimau Kasai di Bangkinang Kota | 16:21 WIB - Pemko Pekanbaru Ikuti Arahan Presiden Soal Larangan Pejabat Buka Puasa Bersama selama Ramadan | 16:17 WIB - Selama Bulan Puasa, Ini Aturan Jam Kerja ASN di Kota Pekanbaru
www.gardasatu.com
 
Disnaker akan Kawal Hak Pekerja Sumur Minyak PHR yang Tewas di Minas
Selasa, 24-01-2023 - 16:54:27 WIB

TERKAIT:
   
 


PEKANBARU ( gardasatu ) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau mendalami insiden tewasnya pekerja subkontraktor PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Derison Siregar (23 tahun). Ia bekerja sebagai Floorman di PT Asrindo Citraseni Satria (ACS).

Pekerja asal Tapanuli Tengah itu, tewas saat pengeboran minyak di wilayah kerja PT PHR area 5D-28 KM 33 Minas Barat, Siak, Riau pada Rabu (18/1/2023) minggu lalu.

Kepala Disnakertrans Riau, Imron Rosyadi mengatakan, jika pihaknya saat hari kejadian kecelakaan kerja yang menewaskan satu pekerja tersebut langsung turun ke lokasi.

"Saat turun kita langsung memastikan hak pekerja yang meninggal dunia, dan ternyata pekerja merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu otomatis santunan jaminan kecelakaan kerjanya," kata Imron Rosyadi kepada media, Senin (23/1/2023).

"Artinya pekerja yang mengalami kecelakaan kerja sudah sesuai aturan. Namun, untuk hak pekerja nanti akan diserahkan kepada ahli waris. Saat ini masih proses pembayaran dan akan kita kawal sampai diterima kepada ahli waris," imbuhnya.

Lebuh lanjut dikatakan Imron, pihaknya saat ini tengah mendalami kronologi dan penyebab kecelakaan kerja yang menyebabkan pekerja meningggal dunia.

"Itu yang kita investigasi dan kita cek dengan meminta keterangan dari pihak PHR sendiri maupun subkontraktor, baik itu berkaitan dengan pekerjanya maupun Standar Operasional Prosedur (SOP) nya," terangnya.

"SOP yang kita cek ada dua, pertama pekerja yang meninggal ini kan selesai melakukan servis sumur minyak mengunakan crane. Setelah itu kan dibongkar, SOP pembongkaran crane itu kita minta keterangan seperti apa yang menyebabkan kecelakaan kerja," ujar Imron.

Kemudian, kata Imron, pihaknya akan mendalami insiden pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, apakah di situ ada unsur lalai atau karena lemahnya pengawasan dari pengawas.

"Makanya kita minta keterangan dari berbagai pihak, Insya Allah pekan depan kita panggil," pungkasnya.(mc)




 
Berita Lainnya :
  • Disnaker akan Kawal Hak Pekerja Sumur Minyak PHR yang Tewas di Minas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan