Jum'at, 09-Desember-2022
17:35 WIB - Ketua DPRD Siak Indra Gunawan Senang Bertatap Muka dengan Masyarakat Siak | 17:13 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau | 17:09 WIB - Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025 | 17:02 WIB - Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif | 20:21 WIB - Rapat Paripurna Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum fraksi DPRD Di Ranperda APBD Kampar TA 2023 | 15:22 WIB - Meriahkan Tour de Siak 2022, Bupati Alfedri Lepas Sepeda Santai.
www.gardasatu.com
 
Terkait Berita Tilep Uang Kerjasama Media
Dien Puga Minta Sinarnusantara Hapus Beritanya
Jumat, 17-12-2021 - 19:22:26 WIB

TERKAIT:
   
 

Pelalawan (Gardasatu) –  Merasa keberatan atas pemberitaan portal  www.sinarnusantara.com, tanggal 15 Desember 2021, berjudual Ketua DPD PJI Pelalawan Tilep Uang Kerjasama Media, Dien Puga minta sinarnusantara supaya  tarik dan hapus  berita yang menyebutkan namanya.

Dalam Surat yang dilayang Dien Puga keredaksi Sinarnusantara tertanggal 17 Desember 2021, disampaikan berbunyi terkait pemberitaan yang ditayangkan pada media sinarnusantara dengan judul  “ Ketua DPD PJI Tilep Uang Kerjasama Media”, minta kepada redaksi Sinarnusantara untuk :

1.Menarik/menghapus kembali berita yang menyebutkan nama saya, karena sama sekali tidak pernah mengkorfermasi saya.

2. Meminta maaf dalam waktu 3 x 24 jam

3. Apabila dua point tersebut diatas tidak dilakukan maka dengan segala kekecewaan saya akan melaporkan media ini ke pihak yang berwajib.

Namun sangat disayangkan, surat yang disampaikan  tanpa KOP  surat yang ditandatangani  Dien Puga keredaksi sinarnusantara,  tidak menunjukkan bentuk surat Bantahan  umumnya ke redaksi media, tapi kuat dugaan  bentuk surat  ancaman supaya berita tertanggal 15 Desember 2021 yang sudah tayang segera  dihapus, media tersebut jika tidak akan  dilapaorkan ke pihak berwajib .

Hal senada juga disampaikan Dien Puga lewat whatsApp (WA) kepada  Adelina selaku kepada pemimpin redaksi www.bidikonline .com . Dalam WA nya disampaikan pemberitaan sinarnusantara.com sdh mencemarkan nama baiknya, dimana beritanya menurut Dien Puga sangat menghasut dan mengadu domba saya (dein puga-red) , tanpa ada konfermasi berita.

Lanjutnya minta supaya berita tersebut diklarifikasi  dan dia (dein puga-red) tidak pernah melakukan seperti apa yang dituduhkan dalam berita. Terkait pemberitaan tersebut menurut Dien Puga  sudah melanggar berbagai macam undang terkait Informasi dan Transaksi Elektonik dan telah menginformasikan berita bohong tentang dirnya.

Ironisnya menurut Dien Puga atas pemberitaan merasa dirugikan karena sudah tampil di  grup2 WA  yang konon katanya mencemarkan nama baikknya, dan hal tersbut bisa dipenjara selama 6 tahun dan atau denda Rp 1 miliar.

Apabila tidak ada tanggapan untuk menerbitkan surat permintaan Maaf Ibu kepada Dien Puga,  yang membawa atau menjelek-jelekkan wadah organisasi pers Persatuan Jurnalistik Indonesia (PJI) Kabupaten Pelalalwan dalam waktu 1 x 24 jam, Saya akan menempuh jalur hukum dan melaporkan hal ini kepada Polres Pelalawan, jelasnya

Sejak ditayangkan berita  yang berjudul  Ketua DPD PJI Pelalawan Tilep Uang Kerjasama Media,  Dien Puga kebakaran jenggot . Betapa tidak, menurutnya sejak pemberitaan tersebut nama baiknya tercemar, dan menghubungi lewat WA supaya datang ke Pelalawan untuk menyelesaikan masalah uang kerjasama media di DPRD Pelalalwan yang sudah diambilnya.

Sementara sebelum berita tayang, jauh-jauh hari uang kerjasama media sdh  diambil Dien Puga  tanpa sepengetahunan pihak perusahaan media dan tidak ada laporannya.

Berbagai usaha dilakukan pihak perusahaan untuk menghubungi  Dien Puga di Pelalawan, selama dua hari  berulang kali ditelepon tapi tidak diangkat, di  WA  juga tidak dijawab.
 
Terungkap pencairan dana kerjasama media yang diambil Dien Puga , berdasarkan informasi dari sesama wartawan. Dimana setelah pihak pimpinan redaksi Tabloid Bidik berkunjung  ke kantor DPRD Pelalawan , Rabu (15/12/2021).

Dimana ternyata jauh-jauh  hari uang sudah cair secara tunai namun tidak ada pemberitahuan Puga kepada pihak perusahaan .

Berdasaarkan hasil penelusuran Bidik di kantor DPRD Pelalawan, terdapat beberapa bukti-bukti dokumen yang ditandatangani  Dien Puga  seperi kwitansi  dari biro Pelelawan yang berstempel BIDIK dan juga kwitansi dari DPRD Pelalwan yang sudah ditandatangi.

Dalam kwitansi tersebut jelas tertera  sudah terima dari pengguna anggaran sekretariat DPRD Pelalawan uang sebesar Rp 8.200.000,- yaitu pembayaran sub kegiatan penyelenggaraan Hubungan masyarakat Belanda Jasa Iklan/Reklame, Film dan pemotretan.

Dengan Tema Sidang Paripuna Istimewa HUT Kabupaten Pelalawlan Ke- 22 (Pada PT. Bidik Indonesia Pers- Tabloid BIDIK) ,  atas nama Dien Puga yang beralamat di Pangkalan Kerinci lengkap dengan tanda tangan dan stempelnya.

Perlakuan yang kurang terpuji yang  dilakukan ketua induk organisasi media tersebut, bukan hanya terhadap media Cetak Tabloid Bidik tapi juga terhadap 3 media online hingga mencapai   puluhan juta rupiah.

Menurut  Irvan Efendi,  yang akrab dipanggil fendi  kepada Bidik mengakui terus terang bahwa uang kerjasama atas nama Tabloid BIDIK sudah cair dua minggu lalu dan itu sudah diambil  Dien Puga selaku biro Pelalawan. “kita sudah kasih lhoo ...bu, uangnya sama beliau (Dien Puga-red) itu sekitar dua minggu lalu, dan diserahkan secara cash,  seraya memberikan bukti-bukti  tanda tangan Dien Puga. Kalau masalah bapak Dien Puga belum sampaikan ke pihak perusahaan itu saya kurang tau, tapi yang jelas uangnya sudah disampaikan, ini buktinya ” tegasnya

Ditilepnya dana pencairan kerjasama media di DPRD Pelalwan, bukan hanya dimedai cetak saja tapi juga terhadap media online, seperti yang dijelaskan Efendi, tiga nama media online yang ibu sampaikan itu juga sudah cair semua, tapi tolong ibu kordinasikan dengan Dien Puga, pinta Efendi.

Ketika disinggung  ditelepon berulang kali ke nomor Hp dan WA, tidak direspon atau diangkat, Efendi menjelaskan sulit juga bu kalau tidak ditanggapi. Saya juga sudah telepon tapi tidak diangkat kata Efendi .

Sementara Kabag Humas DPRD Pelalawan,  Farid Mukhtar diruang kerjanya Kepada Bidik  menyampaikan sangat  menyesali sikap yang dilakukan Dien Puga, seharusnya selaku biro beliau jangan berbuat seperti itu  orang kecewa,   jelasnya  .

Anehnya setelah dilakukan perhitungan antar pihak perusahaan dan Dien Puga, dimana  Puga bersedia mengembalikan kekurangan uang perusahaan dan dianggap selesai oleh pihak perusahaan PT.  Bidik Indonesia Pers.

Kembali timbul masalah baru   dimana Puga minta supaya berita yang terkait dengannya supaya dihapus, karena menurutnya itu tidak benar dan mecemarkan nama baiknya ke redaksi sinarnusantara.com dan pemimpin redaksi bidikonline.com , jika tidak minta maaaf akan dilaporkan ke pihak berwajib.   (lina)





 
Berita Lainnya :
  • Dien Puga Minta Sinarnusantara Hapus Beritanya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan