Kamis, 27-Januari-2022
08:10 WIB - Wujudkan SDM Handal, Pemkab Siak MoU Bersama Universitas Hayam Wuruk Perbanas | 22:53 WIB - Suku Talang Mamak Terima Bantuan dari Gubernur Riau | 22:51 WIB - Wakapolda Riau Resmi Launching Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun | 22:49 WIB - Kapolda Serahkan Penghargaan Personel Berprestasi Operasi Lilin 2021 | 22:47 WIB - Pemprov Riau Ikuti Exit Meeting Hasil Asesmen Kesiapan WBS TPK Terintegrasi | 22:44 WIB - Dinas UPT Kesehatan Laksanakan sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 tahun
www.gardasatu.com
 
Pemerintah Bakal Tambah Dana PEN 2022 Jadi Rp414 T
Sabtu, 27-11-2021 - 12:46:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemerintah Bakal Tambah Dana PEN 2022 Jadi Rp414 T
  •  



    GARDASATU- Pemerintah akan menambah pagu dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022 dari semula Rp321,2 triliun menjadi Rp414 triliun. Kendati begitu, alokasinya masih lebih rendah dari pagu PEN 2021 sebesar Rp744,77 triliun.

    Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan penambahan pagu dana PEN ini sebenarnya belum final. Pasalnya, pemerintah masih mengidentifikasi kebutuhan dana yang turut dikoordinasikan dengan masing-masing kementerian/lembaga.

    "Identifikasi ini akan terus kita lakukan dan masih ada kemungkinan bertambah termasuk identifikasi kegiatan yang bisa ditimbulkan oleh transfer ke daerah. Ini yang akan terus kami cermati," ungkap Isa di konferensi pers APBN KiTa, Kamis (25/11).

    Selain menambah alokasi pagu, rencana pemerintah juga akan mengubah penentuan kluster dalam program PEN. Saat ini, ada lima kluster di PEN, yaitu kesehatan, perlindungan sosial, dukungan UMKM dan korporasi, program prioritas, dan insentif usaha.

    Nantinya, hanya ada tiga kluster, yaitu kesehatan dengan pagu mencapai Rp117,9 triliun, perlindungan masyarakat Rp154,8 triliun, dan penguatan pemulihan ekonomi Rp141,4 triliun.

    "Belanja kesehatan tetap ada, seperti untuk penanganan pasien, tracing, testing, treatment, vaksin juga akan tetap ada," ujarnya.

    Sementara, perlindungan sosial akan diubah jadi perlindungan masyarakat. Adapun, tiga kluster lainnya rencananya dilebur ke penguatan pemulihan ekonomi.

    Di sisi lain, Isa memperkirakan realisasi penggunaan dana PEN 2021 akan mencapai Rp680 triliun sampai Rp705 triliun pada tahun ini. Proyeksi realisasi ini sekitar 91-95 persen dari pagu.

    Prediksi pemerintah cukup tinggi. Padahal, realisasi dana PEN 2021 baru mencapai Rp495,77 triliun per 19 November 2021. Realisasi ini setara 66,6 persen dari pagu.(ckp)




     
    Berita Lainnya :
  • Pemerintah Bakal Tambah Dana PEN 2022 Jadi Rp414 T
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan