Senin, 25-Oktober-2021
20:04 WIB - Bupati Alfedri, Wira Usaha di Masa Pandemi Perkuat Ekonomi Pesantren | 20:59 WIB - Sekdaprov Serahkan Kasus Hukum Membelit Pejabat BRK | 20:58 WIB - Sofyan Jelaskan Peran DPRD dalam Workshop Politeknik Bengkalis | 20:57 WIB - Syafroni Untung Serahkan tangan palsu Kepada Warga bersama Dinas Sosial | 20:54 WIB - Bupati Bengkalis Hadiri Konsultasi Publik Konsep Rencana Detail Tata Uang Kawasan Perbatasan Negara | 20:52 WIB - Kasmarni : Mari Kita Amalkan Sifat Kehidupan Rasulullah
www.gardasatu.com
 
Pengelolaan Sawit Berkelanjutan, Wapres RI: Perlunya Kerja Sama Yang Erat
Jumat, 03-09-2021 - 15:47:06 WIB

TERKAIT:
 
  • Pengelolaan Sawit Berkelanjutan, Wapres RI: Perlunya Kerja Sama Yang Erat
  •  




    PEKANBARU (Gardasatu) - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan kerja sama yang erat sangat diperlukan dalam rangka pengelolaan sawit berkelanjutan.

    Oleh karenanya, ia mengajak pihak terkait seperti pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat untuk berkolaborasi agar program ini dapat berjalan sesuai harapan bersama.

    "Dalam pengelolaan sawit berkelanjutan ini, sangat diperlukan kerjasama yang erat antar pihak terkait, dimana dengan berkolaborasi bersama program ini bisa berjalan sesuai harapan bersama," kata Wapres Ma'ruf Amin secara virtual, Kamis (2/9/2021).

    Ma'aruf menuturkan bahwa perkebunan kelapa sawit memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi dalam perindustrian di Indonesia dan mampu menciptakan lowongan pekerjaan bagi para petani serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.

    "Perkebunan kelapa sawit ini memiliki peran yang cukup strategis dalam pembangunan ekonomi di indonesia yang juga mampu menciptakan kesempatan kerja yang cukup luas bagi masyarakat," tuturnya.

    Selain itu, program peremajaan sawit rakyat ini merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat yang masih tergolong rendah.

    "Dimana selain untuk meningkatkan produktivitas sawit yang masih rendah, program ini sebagai program pemulihan ekonomi nasional yang mampu menyerap banyak tenaga kerja di masa pandemi COVID-19 ini," ungkapnya.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019 yang lalu, sekitar 14,6 juta hektare perkebunan kelapa sawit di indonesia yang diperkirakan sebesar 6,04 juta hektare atau sama dengan 41,35 persen dikuasai oleh perkebunan rakyat dengan produksi minyak sawit 16,2 juta ton atau sebesar 34 persen.

    "Dalam hal ini pemerintah memandang penting bagaimana produksi ini bisa berjalan dengan memberikan perhatian khusus kepada perkebunan rakyat," tutupnya.

    (Mediacenter Riau)



     
    Berita Lainnya :
  • Pengelolaan Sawit Berkelanjutan, Wapres RI: Perlunya Kerja Sama Yang Erat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan