Senin, 25-Oktober-2021
20:04 WIB - Bupati Alfedri, Wira Usaha di Masa Pandemi Perkuat Ekonomi Pesantren | 20:59 WIB - Sekdaprov Serahkan Kasus Hukum Membelit Pejabat BRK | 20:58 WIB - Sofyan Jelaskan Peran DPRD dalam Workshop Politeknik Bengkalis | 20:57 WIB - Syafroni Untung Serahkan tangan palsu Kepada Warga bersama Dinas Sosial | 20:54 WIB - Bupati Bengkalis Hadiri Konsultasi Publik Konsep Rencana Detail Tata Uang Kawasan Perbatasan Negara | 20:52 WIB - Kasmarni : Mari Kita Amalkan Sifat Kehidupan Rasulullah
www.gardasatu.com
 
Akibat Virus Corona, India Catat Nyaris 4.000 Kematian dalam Sehari
Jumat, 07-05-2021 - 11:35:13 WIB

TERKAIT:
 
  • Akibat Virus Corona, India Catat Nyaris 4.000 Kematian dalam Sehari
  •  



    GARDASATU.COM - Otoritas India kembali melaporkan lonjakan kasus dan kematian akibat virus Corona (COVID-19) di wilayahnya. Dalam 24 jam terakhir, India mencatat nyaris 4.000 kematian dan melaporkan lebih dari 412.000 kasus Corona.

    Seperti dilansir AFP, Kamis (6/5/2021), data terbaru Kementerian Kesehatan India menunjukkan 3.980 kematian akibat Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan sehari sebelumnya saat India mencatat 3.780 kematian dalam sehari.

    Data Kementerian Kesehatan India juga menunjukkan bahwa 412.262 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir di berbagai wilayah India.

    Ini merupakan kedua kalinya India melaporkan lebih dari 400 ribu kasus Corona dalam sehari. Pada Jumat (30/4) lalu, India mencatat 402.351 kasus Corona dalam sehari di wilayahnya.

    Baik angka kematian maupun jumlah kasus harian di India yang dilaporkan pada Kamis (6/5) waktu setempat kembali mencetak rekor terbaru.

    Secara keseluruhan, menurut Times of India, sejauh ini total 21.077.410 juta kasus Corona dengan 230.168 kematian tercatat di India. Negara ini berada di peringkat kedua sebagai negara dengan total kasus Corona terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat (AS) yang sejauh ini mencatat 32,5 juta kasus.

    Lonjakan kembali dilaporkan di India setelah sempat mengalami penurunan selama beberapa hari yang meningkatkan harapan pemerintah bahwa lonjakan berkelanjutan mungkin mulai mereda.

    Jumlah kasus Corona di India terus meningkat sejak gelombang kedua melanda pada akhir Maret lalu.

    Situasi pandemi di negara ini semakin mengkhawatirkan dengan banyak rumah sakit kewalahan menangani pasien Corona karena kekurangan tempat tidur pasien, pasokan obat-obatan dan oksigen medis.

    Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi menolak untuk memberlakukan lockdown baru secara nasional, karena mengkhawatirkan dampaknya pada perekonomian. Namun diketahui beberapa wilayah, termasuk ibu kota New Delhi, Bihar dan Maharastra, telah menerapkan lockdown lokal.(dtk)





     
    Berita Lainnya :
  • Akibat Virus Corona, India Catat Nyaris 4.000 Kematian dalam Sehari
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    6 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan