Selasa, 27-Oktober-2020
19:25 WIB - Syahroni Tua Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Riau | 19:10 WIB - Wawako Serahkan Bantuan CPI Kepada Kelompok Tani | 19:02 WIB - Wawako Kukuhkan Pengurus Masjid Ath-Thaiyibah | 06:31 WIB - Empat Orang Jadi Tersangka Kasus Penebangan Pohon Di Pekanbaru | 06:26 WIB - Pemprov Riau Keluarkan Instruksi Antisipasi Penyebaran Covid-19 Libur 2020 | 06:18 WIB - Hari Ini, Cuaca Pekabaru dan Sekitarnya Berawan
www.gardasatu.com
 
Tidak Kunjung Selesai
Kasus Buruh di Petieskan ?
Jumat, 04-07-2014 - 08:04:10 WIB
Pertemuan beberapa waktu lalu di disnaker
TERKAIT:
 
 


Kampar ( Bidikonline.com ) - Harapan buruh untuk menggantungkan nasibnya kepada Pemerintah untuk mencari keadilan, kini tinggal harapan. Betapa tidak, sejumlah kasus buruh di Kabupaten Kampar terkesan diabaikan, bahkan kasus pengaduan buruh yang sudah lima bulan dilaporkan disinyalir dipetieskan oleh oknum pejabat dinas tenaga kerja Kampar

Misalnya nasib yang dialami ALUIZATULO HULU, seorang buruh kelapa sawit PT Agro Abadi, membuat surat pengaduannya pada tanggal 3 Januari 2014 kepada disnaker Kampar  dialamatkan kepada kepala dinas tenaga kerja Kampar Anizur,

Dalam pengaduannya yang diterima Hosfan salah seorang staf di Disnaker Kampar, disampaikan perihal meninggalnya orangtuanya laki laki SARODODO HULU, buruh sawit PT Agro Abadi unit II devisi V semenjak tahun 2009 hingga menghembuskan nafas terkhir pada bulan Oktober 2013. Tuntutannya keluarga almarhum Aluizatulo Hulu normative yakni santunan serta pesangon kematian sebagaimana diatur pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan.

Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, tidak mendapat jawaban atau respon dari pihak disnaker, bahkan menurut keluarga atau ahli waris masalah meninggalnya orang tua mereka diduga dipetieskan pihak disnaker Kampar.   

Kepada wartawan,   ALUIZATULO menyampaikan harapannya, kiranya pihak pemerintah melalui disnaker Kampar dapat mendengar jeritan buruh dan menindak lanjuti pengaduannya tersebut.

Pengaduan kamatin buruh sebagaimana disampaikan Aluzatulo dibenarkan oleh ketua Serikat Buruh Sejatera (SBS Riau), Anotona Nazara. Pengaduan tersebut sudah cukup lama sampai di dinas tenaga kerja, akan tetapi kita tidak mengetahui kenapa pengaduan buruh yang disampaikan kepada disnaker tidak diproses.

Pihak SBS Riau sudah berulangkali bertemu kepada pihak pengawas Safrizal akan tetapi terkesan tidak ada respon, kita sangat menyayangkan hal itu, harapan kita pihak disnaker bisa melihat keresahan buruh dan tidak mengabaikannya, ujar Nazara.

Kepala dinas tenaga kerja yang ditemui di kantornya, Rabu (22/5) tidak berada ditempat, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya tidak aktif. (onas)





 
Berita Lainnya :
  • Kasus Buruh di Petieskan ?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    6 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan