Selasa, 27-Oktober-2020
19:10 WIB - Wawako Serahkan Bantuan CPI Kepada Kelompok Tani | 19:02 WIB - Wawako Kukuhkan Pengurus Masjid Ath-Thaiyibah | 06:31 WIB - Empat Orang Jadi Tersangka Kasus Penebangan Pohon Di Pekanbaru | 06:26 WIB - Pemprov Riau Keluarkan Instruksi Antisipasi Penyebaran Covid-19 Libur 2020 | 06:18 WIB - Hari Ini, Cuaca Pekabaru dan Sekitarnya Berawan | 06:16 WIB - Pjs Bupati Rohil Kawal dan Buat Surat Pernyataan Pasien Positif OTG
www.gardasatu.com
 
Antisipasi PHK
Pemkab Malang Minta Buruh Rokok Diberi Pelatihan
Minggu, 21-09-2014 - 18:09:43 WIB
Buruh Rokok
TERKAIT:
 
  • Pemkab Malang Minta Buruh Rokok Diberi Pelatihan
  •  

    Bidikonline.com - Ribuan karyawan sejumlah industri rokok di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditengarai telah mengalami pemutusan hubungan kerja dari pabrik masing-masing sepanjang tahun 2014 ini. Aksi yang terakhir dilakukan oleh Pabrik Rokok milik British American Tobacco, yaitu PT Bentoel Internasional Investama Tbk.

    Sebanyak 970 karyawannya mengambil tawaran pensiun dini yang diajukan oleh perusahaan beberapa waktu lalu. Bupati Malang pun meminta pabrik rokok yang tersisa segera menggunakana dana CSR nya untuk memberikan bekal pelatihan keterampilan kerja.

    Posisi industri rokok sekarang tidak seperti dulu. Banyak tekanan dan kebijakan dari luar negeri ataupun dalam negeri yang tidak bersahabat dengan industri ini, kata Bupati Malang, Rendra Kresna, Minggu 21 September 2014.

    Menurutnya, kondisi yang tidak bersahabat itu akan dirasakan imbasnya oleh karyawan pabrik di level paling bawah. Yakni buruh kasar dan buruh linting rokok yang rata-rata tidak memiliki bekal keterampilan lain, baik akademis maupun non akademis.

    Kondisi yang ada di Malang, buruh pabrik rokok yang sebagian besar wanita telah menjalani pekerjaan yang sama selama belasan hingga puluhan tahun terakhir. Jika sebuah pabrik rokok merugi, melakukan efisiensi dan kemudian tutup yang paling merasakan dampaknya ya karyawan kasar ini. Mereka susah mencari pekerjaan lain karena usia dan keahlian yang terbatas. Sementara keadaan di Indonesia seperti ini, pabrik rokok terus tutup, katanya.

    Sebagai langkah antisipasi, menurutnya Pemkab Malang telah meminta pabrik rokok untuk memberikan pembekalan keterampilan pada karyawannya. Pembekalan diharapkan diberikan secara berkala dan berkelanjutan. Pabrik Rokok bisa memberikan keterampilan kerja sesuai dengan minat karyawan tanpa harus menunggu ada pemutusan hubungan kerja.

    Dari awal pelatihan sudah dicicil. Rokok ini kan industri padat karya, bukan padat modal. Mempekerjakan banyak orang. PHK pasti dampaknya dirasakan banyak orang, katanya.

    Ia melanjutkan, perusahaan bisa menggunakan dana CSR masing-masing untuk melakukan keterampilan tersebut. Besarannya bisa disesuaikan dengan jumlah karyawan dan kebutuhan masing-masing perusahaan. Cara ini sudah disosialisasikan kepada beberapa perusahaan rokok di Malang. Termasuk Bentoel Group yang telah mengajukan penawaran pensiun dini pada karyawannya. Namun, hingga saat ini belum ada pabrik rokok yang telah menempuh cara itu.

    Belum ada laporan dari Dinas Tenaga Kerja, katanya.

    Sementara itu, bekal keterampilan dirasa perlu oleh karyawan pabrik rokok. Ribawati, ibu rumah tangga berusia 41 tahun, memutuskan berhenti dari salah satu pabrik rokok di Malang pada Februari 2014 lalu. Saat ke luar, Ribawati mengaku tidak memiliki keterampilan apapun selain melinting rokok, pekerjaan yang ditekuninya selama belasan tahun.

    Awalnya ya bingung, tapi saya harus keluar mumpung perusahaan mau memberi pesangon yang cukup baik. Rasanya produksi rokok terus turun dan kerja saya tidak pernah memenuhi target,  katanya, Minggu 21 September 2014.

    Menurutnya, di awal masuk di pabriknya yang berada di wilayah Pakisaji, Kabupaten Malang itu, dia bisa menghasilkan sekitar 2.600 batang rokok perhari. Namun, beberapa tahun terakhir produksi turun rata-rata tak lebih dari 1.000 batang rokok per hari. (viva/boc)




     
    Berita Lainnya :
  • Pemkab Malang Minta Buruh Rokok Diberi Pelatihan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    6 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan