Kamis, 15-April-2021
18:41 WIB - Kejari Pelalawan musnakan Barang Bukti Berupa Daun Ganja Dan Sabu Sabu | 13:23 WIB - Jual Tanah Bermasalah, Sudah Dua Tahun Oknum PNS di Siak Belum Seutuhnya Kembalikan Kerugian BRM | 19:56 WIB - Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadhan | 10:19 WIB - Kapolda Riau Gelar Safari Ramadhan di Masjid Raya Ittihadul Ummah Pandau Jaya Siak Hulu | 09:13 WIB - Kapolri Resmikan Aplikasi SIM Presisi Nasional, Perpanjang SIM Bisa dari Rumah | 21:07 WIB - H.Zukri : Mandi Balimau Kasai Potang Mogang Akan Kami Laksanakan Di Tahun Berikutnya
www.gardasatu.com
 
Peringatan Merah di Dasbor Motor, Alasan Valentino Rossi Akhiri Balapan Lebih Cepat
Selasa, 21-07-2020 - 23:28:37 WIB

TERKAIT:
 
  • Peringatan Merah di Dasbor Motor, Alasan Valentino Rossi Akhiri Balapan Lebih Cepat
  •  


    (gardasatu.com) - Seri MotoGP Spanyol yang menjadi pembuka musim MotoGP 2020, Minggu (19/7/2020), menjadi mimpi buruk bagi Valentino Rossi. Pembalap Yamaha itu mengakhiri balapan pada lap ke-19 ketika ia kembali ke paddock karena permasalahan yang dialami motornya.

    Valentino Rossi berada di peringkat ke-10 saat itu dan memilih ban yang sama seperti Maverick Vinales, yaitu soft ketimbang hard untuk balapan ini. Namun, penarikan dirinya dari balapan lebih disebabkan karena masalah mekanis.

    "Motor itu mengalami peringatan merah di dasbor dan berhenti. Sekarang mereka tengah memeriksa apa yang terjadi sebenarnya. Kami punya masalah teknis," tegas Rossi yang diakhiri dengan sindiran, "Sayang sekali karena jika tidak seperti ini saya bisa menang!"

    Dalam balapan terlihat Rossi mengalami masalah pada bannya, ketika ia memilih ban depan yang soft, di mana seharusnya di atas kertas itu bisa menguntungkan. Namun, ternyata tidak bisa membuat ban belakang bekerja dengan baik.

    "Masalahnya karena ada alasan tertentu. Kami tidak bisa membuat ban bekerja dengan benar. Saya punya banyak masalah," tegas Rossi.

    "Semua orang balapan dengan menggunakan ban belakang soft dan jika setiap orang memulainya dengan ban belakang soft, dan Anda memulainya dengan medium atau hard, Anda sudah punya kerugian besar. Karena ban lain kurang mengcengkeram. Jadi jika punya kesempatan, Anda harus mencoba untuk ban belakang yang soft," lanjut Valentino Rossi.

    Pemilihan Ban Bukan Masalah

    Bicara soal pemilihan ban, Valentino Rossi menyebut dirinya sama sekali tidak melakukan pertaruhan karena sudah mencoba terlebih dahulu. Apalagi jika ada yang mengatakan pilihan ban depan yang menjadi masalah. Rossi menegaskan, ia dan timnya harus bekerja keras untuk segera mencari solusi atas masalah ini.

    "Untuk ban depan, saya tidak ingin mengatakan itu sebuah pertaruhan, tapi kami mencoba ban hard dan soft, dan perbedaannya sangat kecil. Jadi saya dan Maverick mencoba menggunakan soft. Mungkin dengan yang hard kami bisa lebih cepat, tapi itu bukan masalah yang besar."

    "Masalah saya datang dari belakang. Ban depan tidak memberikan banyak perbedaan. Tapi, untuk pekan depan, kami harus melakukan banyak perubahan. Kami telah mengalami masalah ini berulang kali selama akhir pekan dan ketika balapan. Saat ini, kami tidak mampu untuk memperbaikinya," tegas Valentino Rossi.

    Argumen yang diungkapkan Valentino Rossi memang masuk akal, mengingat Maverick Vinales yang mampu meraih podium pun memilih ban yang sama. Namun, Rossi merasa perlu untuk mendapatkan data dari dua pembalap Yamaha yang berhasil naik podium, yaitu Vinales dan Fabio Quartararo yang berhasil menjadi pemenang dalam balapan kali ini.

    "Ya kami bisa melihat data mereka, dan pastinya selalu menarik. Kami punya masalah dengan ban dan setelah beberapa lap selalu saya yang bermasalah. Jadi saat ini, data mereka tidak akan menyelamatkan kami," tegas Rossi.(CAKAPLAH)



     
    Berita Lainnya :
  • Peringatan Merah di Dasbor Motor, Alasan Valentino Rossi Akhiri Balapan Lebih Cepat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pertama kali Sejak Berdiri
    Disperindagpas Inhu Safari Ramadhan di Desa Sanglap
    2 Diduga Dikorupsi, Dana Sewa Tanah Kas Desa dari Exxon Mobile Raib.
    WARGA DESA NGASEM LAPOR BUPATI BOJONEGORO
    3 Kemenhut RI Gelontorkan Program Kredit Tunda Tebang
    4 PERINGATI HUT ke-231:
    Walikota Pekanbaru Ajak Warga Bersinergi, Bergerak Cepat dan Tepat dalam Pembangunan
    5 Tertunda Bertahun Tahun
    Akhirnya Panitia MUSDA IKNR Kampar Terbentuk
    6 Plt. Sekda Inhu Tutup Lomba Pacu Sampan Dilanjutkan Mandi Balimau
    7 ANTISIPASI BERBAGAI PERMASAALAHAN
    Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah di Gelar
    8 Pelalawan Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri 2015
    9 Dewan Pengupahan Kabupaten Siak
    UMK tahun 2015 sebesar Rp. 1.935.372
    10 Pertarungan Minggu, 19 Juli 2015
    Chavez vs Reyes

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Suara buruh | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Opini | Redaksi | Pedoman Berita | Index |

    Copyright © 2017
    GARDA SATU | Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan